Wednesday, June 10, 2009

45 Cara Promosi

Ada 45 cara yang bisa anda gunakan untuk mempromosikan produk :

  1. Pasang iklan baris di koran.
  2. Pasang iklan di buku telepon kuning (yellow pages).
  3. Pasang iklan di pusat perkulakan.
  4. Aktif mendekati konsumen lewat telepon.
  5. Mendatangi langsung konsumen yang prospektif.
  6. Promosi lewat surat.
  7. Jadi pembicara di seminar dan bicaralah tentang hal yang benar-benar Anda kuasai.
  8. Jadi pembicara tamu di acara dialog di radio.
  9. Buat pusat data tentang pelanggan Anda, lengkap dengan alamatnya. Jaga terus agar tetap up-to-date.
  10. Bangun citra perusahaan Anda dengan kartu nama dan kop surat yang menarik.
  11. Rancang brosur yang menjelaskan keuntungan dari produk Anda.
  12. Kembangkan sistem pemesanan lewat surat.
  13. Buat tempat khusus untuk memamerkan dan membeli langsung produk Anda.
  14. Rancang pemasaran jarak jauh (telemarketing).
  15. Buat logo perusahaan sesuai dengan citra yang ingin Anda bangun.
  16. Terbitkan semacam buletin yang menceritakan perkembangan terbaru usaha Anda, paling tidak tiga bulan sekali.
  17. Buat suvenir dengan logo perusahaan, seperti kalender, pena, mug, kertas memo dan sebagainya.
  18. Buat kampanye sosial yang berhubungan dengan produk Anda. Misalnya jika produk Anda lampu, sebarkan tips tentang hemat pemakaian listrik.
  19. Buat stiker atau balon dengan logo dan slogan perusahaan Anda.
  20. Rancang kaos dengan logo dan nama perusahaan.
  21. Jajagi kerjasama promosi dengan perusahaan lain yang bukan pesaing.
  22. Pelajari semua biaya promosi, baik yang lewat koran, majalah, radio, televisi, papan reklame, halte bus, dan tempat-tempat umum lainnya.
  23. Temukan cara untuk mengurasi biaya promosi dengan memanfaatkan promosi patungan.
  24. Berterimakasih kepada pelanggan dengan mengiriminya surat.
  25. Menjaga hubungan dengan pelanggan dengan cara mengiriminya kartu ulang tahun, Lebaran, Natal, atau tahun baru.
  26. Pasang profil perusahaan di majalah atau koran yang biasa dibaca oleh calon konsumen sasaran.
  27. Sewa agen periklanan atau humas (PR/public relations).
  28. Selenggarakan sayembara yang bersifat promosi.
  29. Selenggarakan seminar yang khusus membahas produk, jasa, dan perusahaan Anda.
  30. Selipkan brosur atau bahan promosi lainnya ke dalam tagihan yang Anda kirim.
  31. Cari calon pelanggan di pameran-pameran.
  32. Cari calon pelanggan di perkumpulan-perkumpulan yang berhubungan dengan bisnis Anda.
  33. Cari calon pelanggan di seminar-seminar.
  34. Cari calon pelanggan di majalah atau koran.
  35. Kemas brosur, daftar harga, dan surat-menyurat dalam tempat khusus untuk pelanggan.
  36. Pasang papan penunjuk di pinggir jalan dekat kantor Anda.
  37. Sebarkan brosur dengan menyelipkannya di wiper kaca mobil.
  38. Cetak kalimat bersifat promosi pada kertas surat atau amplop.
  39. Pasang logo dan nama perusahaan pada mobil perusahaan.
  40. Siapkan video tentang profil perusahaan.
  41. Buat daftar produk lengkap tentang gambar, cara penggunaan dan keuntungan pemakaian untuk mempermudah Anda membuat promosi.
  42. Siapkan proposal yang siap ditawarkan untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan.
  43. Sediakan contoh produk gratisan.
  44. Sediakan kesempatan kepada calon pelanggan untuk melihat-lihat proses produksi.
  45. Sponsori acara amal.

Semoga bermanfaat ….

Tuesday, June 9, 2009

Bagaimana Anda Bisnis Dengan Biaya Kecil, Tanpa Pegawai, Tanpa Stok Barang, Dan Pensiun Dalam 3 Tahun?

Jawabannya adalah bisnis jaringan. Atau Bisnis MLM.

Ini merupakan industri yang luar biasa untuk orang biasa memperoleh untung besar ...hanya bila Anda tahu caranya.

Kenyataannya penuh dengan kekecewaan.

Masyarakat sering dikejutkan oleh penipuan dan arisan berantai yang melanggar hukum. Oleh karena itu tidak heran banyak pemerintah yang mengawasi industri ini.

Orang-orang juga banyak yang bingung. Dan orang bingung menghindari bisnis ini.

Anda mungkin pernah mencobanya sekali, dan kemudian merasa ditinggalkan, tak berdaya, dan akhirnya keluar. Anda simpulkan bahwa Anda gagal. Selamat datang ke hutan belantara bernama bisnis jaringan. Anda tidak sendirian.

Baiklah kita jelaskan apa yang membuat industri ini hebat. Kemudian kita akan bicara tentang kesalahan-kesalahan yang telah menodai bisnis ini.

Bisnis Hebat

Bisnis jaringan atau Bisnis MLM adalah suatu cara lain memasarkan produk. Di bisnis konvensional, produk dikirimkan ke suatu rantai distribusi mulai dari distributor nasional, grosir, distributor lokal, sampai akhirnya ke pengecer. Sepanjang perjalanan, tiap rantai distribusi mengutip untung dari setiap harga barang.

Dalam bisnis jaringan produk sampai ke konsumen melalui distributor langsung. Kemudian distributor ini mendapat untung atau komisi. Dibandingkan dengan bisnis konvensional, bisnis jaringan mengurangi jalur distribusi.

Sebenarnya beberapa potong keuntungan juga diberikan kepada orang-orang yang membangun jaringan. Tetapi wiraswasta pembangun jaringan ini tidak membeli dan menjual produk agar memperoleh keuntungan. Tetapi wiraswasta ini membangun jaringan di bawahnya.

Perusahaan bisnis jaringan yang bagus akan memberikan komisi yang besar bagi distributor langsungnya (di atas 20%) dan membayar persentase yang lebih rendah kepada para wiraswasta jaringannya.

Akan tetapi, wiraswasta pembangun jaringan memperoleh total komisi yang lebih besar karena ia mendapat banyak sekali bagian komisi dari jaringannya.

Oleh karena itu wiraswasta jaringan yang baik selalu mencari orang yang ingin menjadi distributornya. Ia akan mensponsori distributor baru untuk menduplikasi cara kerjanya sehingga jaringan di bawahnya dapat tumbuh.

Keuntungan

Wiraswasta jaringan yang sukses sudah menikmati enaknya bisnis ini karena keuntungan berikut ini:

  • Biaya awal yang rendah. Anda bisa mendapat bisnis untuk memulai termasuk prospek untuk follow up dengan biaya sekitar Rp 3 juta. Banyak bisnis konvensional lainnya perlu puluhan juta rupiah untuk memulai.
  • Pelatihan yang murah. Banyak perusahaan bisnis jaringan bahkan memberikan training gratis.
  • Administrasi yang mudah. Perusahaan bisnis jaringan mengurus semua proses order, riset & pengembangan, pengiriman, pergudangan, dsb
  • Bisa dikerjakan paruh waktu. Awalnya Anda dapat tetap di pekerjaan Anda sekarang. Ini juga cara yang cocok untuk para ibu rumah tangga.
  • Alat bantu yang murah. Anda perlu telpon saja. Sebuah komputer tentu lebih banyak menolong. Keahlian Anda nomor 1 adalah berhubungan dengan orang.
  • Penghasilan pasif. Ini keutungan terbesar dari bisnis ini.

Baiklah kita bicarakan konsep penghasilan pasif ini. Andai Anda mensponsori Andi ke dalam bisnis ini. Ketika Andi membeli produk, Anda mendapat komisi. Setiap Andi membeli produk, Anda juga mendapat komisi terus.

Sekarang Andi mempromosikan Sarah ke dalam bisnis. Tentu Andi akan mendapat komisi untuk setiap pembelian yang dilakukan Sarah. Dan bagusnya Anda juga mendapat komisi. Padahal Anda tidak mempromosikan Sarah.

Anda bisa saja sedang dalam bepergian dan Anda tetap akan mendapat komisi dari kerja yang dilakukan jaringan di bawah Anda. Ketika jaringan di bawah Anda tumbuh besar, Anda juga mendapat komisi yang lebih besar.

Jawabannya adalah bisnis jaringan. Atau Bisnis MLM.

Program Affiliasi dengan bayaran tertinggi

Program affiliasi dengan bayaran tertinggi, dalam bentuk nilai dollar per conversion, pada umumnya adalah yang berkenaan dengan industri keuangan (finance) dan perjalanan (travel). Program affiliasi keuangan meliputi penaaran credit cards, berkisar $20 hingga $120 untuk setiap approval, penawaran student loan dan penawaran home loan. Program affiliasi perjalanan meliputi flight sales (penjualan tiket) dan vacation packages (paket perjalanan).

Untuk mendapat duit dari blog atau situs tentang kedua industri ini, tidak membutuhkan pengunjung yang banyak. Bahkan dengan approval rate hanya 0,5%, jumlah pengunjung 100 orang per hari bisa memberi anda penghasilan lebih dari $1,500 per bulan dari pengajuan aplikasi credit card.

Apabila anda ingin mendapat penghasilan yang memadai, disarankan membuat website/blog yang fokus menggarap niche tentang kedua bidang, finance dan travel ini. Misalnya anda bisa membangun situs yang berkaitan dengan low interest student credit cards atau summer vacation packages. Berikut ini beberapa contoh program affiliasi yang memberi pembayaran tinggi.

Program Affiliasi Keuangan :

NCS Reporting - NCS Reporting memberi akses untuk mengikuti program affiliasi untuk berbagai credit cards terkemuka dan produk finansial lainnya. NCS Reporting berbasis pay-per-click dan membayar beberapa dollar untuk targeted traffic.

Performics - Performics, bagian dari Doubleclick, menyediakan program affiliasi untuk berbagai credit cards terkemuka dengan pembayaran berkisar $20 hingga $100 untuk setiap persetujuan credit card.

Driver Loans - Driver Loans adalah situs lead generation untuk pinjaman pembiayaan pembelian kendaraan atau auto financing loans. Pembayaran rata-rata berkisar $9.60 per lead.

Next Student Affiliates – Menyediakan program affiliasi untuk student debt consolidation loan. Pembayaran mulai $100 untuk setiap aplikasi yang absah.

Program Affiliasi Perjalanan :

Orbitz – Program affiliasi Orbitz dikelola melalui LinkShare. Komisi yang ditawarkan berkisar antara $5 hingga $30 untuk berbagai travel products.

Travelocity – Program affiliasi Travelocity dikelola melalui Commission Junction.

Disamping itu, ada juga program affiliasi yang memberi bayaran tertinggi dalam bentuk persentase, sebagian besar berupa produk digital, meliputi ringtones, wallpaper, music, ebook dan software, seperti :

Thumbplay - Thumbplay membayar $8 per lead, atau 200% dari biaya langganan bulanan mereka yang sebesar $3.99.

Amazon – Program affiliasi mp3 dari Amazon mp3 akan memberi bayaran sebesar 10% untuk setiap penjualan digital mp3 mereka.

Jadi memang program affiliasi dapat memberi penghasilan yang memadai bila dikelola dengan baik.

10 Hal Pokok Dalam Memilih Program Affiliasi

Program affiliasi adalah salah satu cara terbaik untuk mendapat penghasilan besar. Dan pada dasarnya ada ribuan program affiliasi yang siap untuk diikuti. 10 hal pokok berikut dapat digunakan untuk memudahkan pencarian dan membantu anda membedakan program affiliasi yang terkemuka dari program biasa.

1. Carilah produk yang unik ditengah pasar yang jenuh. Sebagai contoh, saat ini sudah terlalu banyak program affiliasi yang menjual buku. Jika anda memutuskan untuk bergabung dalam program ini, berarti anda akan masuk dalam daftar statistik yang gagal mendapat penghasilan.

2. Carilah program affiliasi yang memiliki potensi pertumbuhan dengan penawaran produk yang luas. Hal ini akan memperluas pendapatan anda. Pelanggan anda akan selalu kembali untuk melihat apa yang baru dan menarik bagi mereka. Carilah mechant yang secara dinamis dan terus menerus memperluas penawaran produk mereka.

3. Maksimalkan persentase pembayaran anda. Semakin besar anda mendapat pembayaran, makin sedikit traffic pengunjung yang anda butuhkan untuk mencapai target pendapatan anda. Program affiliasi yang hanya menawarkan beberapa sen dollar akan membuat anda harus mendapatkan pengunjung yang sangat banyak untuk mendapatkan penghasilan yang memadai. Carilah program affiliasi yang memberi anda tingkat pembayaran yang tinggi untuk usaha yang anda ciptakan.

4. Ikuti program affiliasi yang memberikan struktur pembayaran yang jelas. Sebuah program affiliasi yang baik akan menawarkan secara jelas apa yang anda dapatkan atas usaha anda. Ini hal yang sangat mendasar, karena banyak program affiliasi tidak menegaskan struktur pembayaran yang rinci dan lugas. Jika struktur pembayarannya tidak jelas, hindari mereka.

5. Naikkan potensi pendapatan anda melalui two-tier program. Bagaimana bila anda merujuk orang lain untuk ikut program merchant tersebut? Anda baru saja membantu merchant tersebut, bukan? Apakah anda medapat pembayaran untuk hal tersebut? Dengan two-tier program anda akan mendapat imbalan untuk dua hal yaitu mengajak affiliate lain dan juga pengguna akhir. Carilah program affiliasi yang membayar anda apabila anda mengajak orang lain (affiliate) bergabung dalam program tersebut.

6. Carilah program affiliasi yang menawarkan repeat order. Biasanya anda membawa pengunjung ke website merchant melalui sebuah banner campaign atau sebuah tombol. Masalahnya, sering kali pengunjung mem-bypass anda dan langsung ke merchant tersebut untuk pembelian berikutnya. Untuk menghindari hal ini, carilah program yang menawarkan repeat order, yang memberi situs anda sebagai bagian dari program mereka. Maka kemudian pengunjung anda akan lebih menguntungkan kembali ke situs anda untuk melakukan pembelian selanjutnya.

7. Hindari merchant yang menjadi pesaing anda. Jika sebuah merchant mempunyai program affiliasi tetapi juga memiliki merk terkenal (brand recognition), maka pelanggan akan selalu berusaha berhubungan langsung dengan merchant tersebut. Jika anda sebagai pelanggan dalam posisi ini, apa yang anda lakukan? Untungnya, beberapa program affiliasi lebih menyenangi pelanggan mereka yang berasal dari affiliate mereka. Carilah merchant yang tidak akan menjadi pesaing anda.

8. Pastikan program affiliasi yang anda ikuti memiliki tracking system yang baik. Sekarang ini, adalah hal yang wajar apabila anda ingin mengetahui dengan segera statistik penjualan anda. Bergabunglah dengan program affiliasi yang menyediakan real time tracking 24 jam 7 hari dan dapat diakses melalui web.

9. Carilah program affiliasi yang memberikan marketing support. Herannya, banyak program affiliasi yang memiliki marketing support yang minim atau bahkan tidak memiliki sama sekali. Padahal, dari sisi merchant, adalah suatu kewajiban mereka untuk membantu keberhasilan affiliate mereka. Namun, beberapa program affiliasi memberikan marketing support yang baik. Carilah program affiliasi yang memberi anda marketing tools untuk keberhasilan anda.

10. Pilihlah program affiliasi yang memiliki community support. Sekali lagi, adalah kewajiban merchant untuk mendukung keberhasilan affiliate mereka dengan menyediakan community support. Community bulletin board adalah salah satu cara pertukaran informasi sesama affiliate dan biasanya berisikan berita terbaru dan pendapat para ahli. Carilah program affiliasi yang yakin bahwa keberadaan community support akan meningkatkan keberhasilan program mereka.

afflist.jpg

Dengan mengikuti panduan ini secara drastis akan meningkatkan kualiatas program affiliasi yang anda pilih. Semakin dekat sebuah program affiliasi dengan persyaratan diatas, semakin besar peluang anda mencapai keberhasilan dengan bergbung dengan mereka.

Dari ribuan affiliate program yang ada, beberapa affiliate program berikut ini memenuhi persyaratan diatas : Commission Junction, ShareAsale, ClixGalore, PepperjamNetwork, ClickBank.

Panduan program affiliasi bagi pemula

Bagaimana program affiliasi bekerja telah dijelaskan sebelumnya. affwork2.jpgSecara singkat, anda mengirimkan pengunjung ke sebuah website. Orang tersebut membeli sesuatu, atau mendaftar pada program tertentu dan anda dibayar untuk itu. Itulah prinsip kerja program affiliasi. Program pay-per-sale atau pay-per-lead ini sangat mudah diikuti. Dan biasanya untuk bergabung dalam program affiliasi tidak dipungut bayaran atau gratis.


Manfaatkan minat anda

Banyak ‘pakar’ yang mengaku bahwa cara mereka adalah yang terbaik dalam menjalankan usaha cari duit di internet. Sebenarnya, ada ratusan bahkan ribuan cara bagi semua orang untuk menjalankan usaha di internet.

Dan cara terbaik yang berhasil-guna bagi semua orang adalah dengan memusatkan usaha pada satu ‘niche‘ kecil. Niche secara harafiah berarti ‘ceruk’ atau ‘relung’, yang maksudnya adalah satu topik khusus yang kita geluti dan perdalam untuk dapat kita manfaatkan sebagai sumber pendapatan dalam usaha internet.

Pilihlah topik yang anda sukai dan anda minati, lalu buatlah sebuah website yang membahas khusus tentang topik tersebut. Maka anda telah memiliki sebuah niche. Kemudian pilihlah program affiliasi yang relevan dengan topik website anda dan masukkan link mereka dalam website anda tersebut menggunakan text link atau banner campaign.

Mulailah menulis yang membahas tentang sebuah produk yang menunjukkan bahwa anda menguasai topik tersebut untuk membangun kredibilitas dan menjadi sumber acuan bagi orang yang mencari informasi tentang topik yang anda bahas. Selain itu, apabila topik tersebut anda kuasai dan minati maka anda akan merasa nyaman dalam menjalankan usaha ini karena anda akan merasakan sedang manjalankan hobbi anda ketimbang sedang menjalankan usaha.

Tentukan sasaran anda

Sebelum melangkah maju, tentukan terlebih dahulu kepada siapa produk atau jasa yang akan anda pasarkan. Jangan mulai dengan mencari produk. Tentukan dulu siapa pasar anda secara tepat. Bergabunglah dalam komunitas dengan minat yang sama. Kemudian tanya diri anda : Dimana mereka bergabung? Apa majalah atau ezine yang mereka baca? Website mana yang mereka kunjungi? Apa nama milis tempat mereka bergabung?Bagaimana mendekati mereka? Inilah cara membangun website dan anda harus mencari cara untuk menarik pengunjung ke website anda. Temukan terlebih dahulu siapa pengunjung anda baru buat website anda.

Bangkitkan minat anda pada topik yang hangat

Ada juga pilihan lain. Selain membuat website tentang hobbi atau minat anda, anda juga bisa menjadi specialis untuk topik yang sedang hangat. Dengan menggali dan mendalami lebih jauh tentang topik tersebut makan akan timbul minat dalam diri anda, karena semakin anda pelajari topik tersebut maka anda akan selalu merasa kurang paham, sehingga anda akan menggali lebih dalam lagi.

Banyak topik yang bisa anda perdalam lebih jauh hingga menimbulkan minat, seperti menerbitkan e-book, topik tentang search engine optimization, topik tentang binatang peliharaan, dan banyak lagi. Untuk mengetahui topik yang sesuai dengan anda, anda bisa mencari melalui affiliate program directory yang banyak tersedia di internet.

Promosikan produk yang permintaannya tinggi

Dengan kata lain, juallah produk yang diinginkan orang. Produk dan jasa bidang informasi sangat banyak diminati orang, karena itulah tujuan orang menggunakan internet - mencari informasi. Produk-produk digital memberi keuntungan yang tinggi dan komisi yang tinggi juga. Dari kajian Ernst & Young ditemukan bahwa produk yang paling banyak dibeli orang secara online adalah computer related products (40%), buku (20%), travel products (16%), pakaian (10%), music (6%), gift products (4%) dan investment products (4%).

Jangan membayar

Satu hal yang sangat penting…JANGAN PERNAH MEMBAYAR untuk bergabung dalam sebuah program affiliasi. Sebagian besar program affiliasi bebas untuk bergabung dan anda bisa memilih dari ribuan program affiliasi yang tersedia tanpa mensyaratkan pembayaran untuk bergabung dengan program affiliasi mereka. Memang ada sebagian yang tidak mengizinkan anda tidak bergabung berhubung anda atau website anda belum mapan. Jangan kecewa karena itu berarti bahwa program affiliasi tersebut sangat serius dan mereka memiliki produk yang baik dan mereka memperlakukan affiliate mereka dengan baik. Program affiliasi sangat menjanjikan bila pendekatan anda benar. Pertama, bersikaplah bahwa ini usaha yang serius. Dan ini akan nampak dalam usaha anda menjalankan program ini. Kedua, bersabar. Program affiliasi bukan program bikin kaya dalam sekejap!. Lakukan pendekatan secara sistematis dan fokus. Jika anda fokus, mau belajar dan konsisten, yakinlah bahwa skala usaha dan pendapatan anda akan TIDAK TERBATAS.

Sekarang saatnya anda membangun website yang sesuai dengan minat anda untuk menciptakan niche anda.

Program Affiliasi Two-Tier Memang Pilihan Terbaik

Saat anda mendaftar untuk mengikuti sebuah program affiliasi atau hendak memulai sebuah program affiliasi milik anda sendiri, sering dihadapkan pada pilihan manakah lebih baik yang menggunakan program single-tier atau program two-tier. Dengan program single-tier, anda mendapatkan komisi untuk setiap penjualan yang anda lakukan. Dan stop sampai disitu. Dan bila anda menjalankan program affiliasi milik anda sendiri, anda membayar komisi kepada affiliate anda untuk setiap penjualan yang mereka lakukan. Dan selesai sampai disitu.

Namun, berbeda dengan single-tier, program affiliasi two-tier, seorang affiliate diperkenankan merekrut sub-affiliate sebanyak mungkin dan mendapat bagian komisi berupa persentase dari hasil penjualan yang dihasilkan oleh sub-affiliate tersebut. Sebagai contoh, seorang affiliate mendapat komisi sebesar 30% atas penjualan produk X yang dilakukannya sendiri dan apabila seorang sub-affiliate yang direkrutnya berhasil melakukan penjualan maka sang affiliate juga berhak mendapat komisi sebesar 10%. Cara ini sangat menguntungkan bagi seorang affiliate karena dia dapat merekrut sub-affiliate sebanyak-banyaknya dan mendapat komisi tanpa melakukan apapun kecuali proses perekrutan awal.

Nah, selanjutnya, apabila anda hendak memulai menjalankan sebuah program affiliasi milik anda sendiri, apakah anda sebaiknya menjalankan program single-tier atau program two-tier? Sebagian besar anda pasti mengganggap bahwa program two-tier akan meningkatkan biaya . Tetapi apakah memang demikian? Banyak manager program affiliasi yang salah membuat keputusan tentang hal ini.

Sekarang mari kita buktikan dengan sebuah contoh. Andaikan anda memiliki dan sedang menjalankan sebuah program affiliasi, dan seorang affiliate biasa bergabung dalam program anda. Tuan Biasa, sang affiliate, memiliki sebuah website yang mempunyai traffic sedang-sedang saja. Dia juga memiliki ezine bulanan dengan pelanggan ribuan. Tn. Biasa membuat posting yang mengandung affiliate link anda di website-nya dan mempromosikan produk anda melalui langganan ezine yang dimilikinya.

Mula-mula dia berhasil membuat penjualan yang signifikan, segera tiba saatnya ketika pasar menjadi jenuh dengan produk anda dan penjualan yang dilakukannya mulai menurun. Dia mulai kehilangan minat terhadap program affiliasi anda dan penjualan anda semakin kecil.

Bagaimana situasinya apabila anda menjalankan program two-tier?

Ketimbang berusaha mempertahankan pembayaran komisi agar tetap minimum, anda akan memberi motivasi kepada affiliate anda merekrut orang lain untuk ikut dalam program affiliasi anda. Hal ini akan meningkatkan penjualan yang dialakukan oleh affiliate secara eksponensial. Jadi, apakah dengan memberi komisi tambahan dari sub-affiliate kepada seorang affiliate merugikan atau menguntungkan? Nah, seperti inilah situasi bila Tn. Biasa bergabung dalam program affiliasi anda. Bila pasar yang dikelolanya telah mencapai titik jenuh, maka dia akan mulai menawarkan untuk bergabung dalam program affiliasi anda kepada para pelanggannya. Dan ternyata banyak pelanggan Tn.Biasa yang memutuskan untuk bergabung dalam program affiliasi anda. Hal ini akan memotivasi Tn. Biasa untuk terus mempromosikan produk anda dan sekaligus mencari affiliate baru untuk bergabung dalam program affiliasi anda.

Dengan demikian anda akan mendapat manfaat berupa :

1. Pendapatan anda meningkat sehubungan dengan meningkatnya penjualan.

2. Anda akan memiliki customer base (basis pelanggan) yang jauh lebih luas, yang bisa anda garap dengan produk-produk ‘backend’

3. Peningkatan penghasilan anda karena adanya jaminan lifetime loyalty yang ditawarkan oleh affiliate anda

4. Anda akan memiliki pasukan sub-affiliate yang akan menjual produk-produk anda dan sekaligus mempromosikan program affiliasi anda kepada para pelanggan mereka

Penambahan pemberian komisi tambahan kepada affiliate akan dikompensasikan oleh peningkatan penjualan secara eksponensial. Hal inilah alasan utama mengapa program affiliasi two-tier sangat berhasil dan menjadi pilihan terbaik bagi para affiliate dan manager program affiliasi.

Istilah dalam Program Affiliasi

Dalam menekuni bisnis internet marketing, atau cari duit melalui internet, kita akan banyak menemui istilah (dalam Bahasa Inggris) yang perlu dipahami terlebih dahulu. Istilah-istilah ini akan sering muncul apabila kita hendak menjalankan program affiliasi.

Dibawah ini akan dijelaskan pengertian dari istilah yang paling sering ditemui.

Advertiser - Ini adalah rantai awal sebagai sumber pendanaan usaha periklanan di internet. Bisa berupa perusahaan yang menjual produk, jasa atau bahkan website.

Affiliate - Seseorang atau sebuah website berupa tempat dimana pengguna datang dan melihat tampilan iklan. Lihat juga pengertian Web Publisher.

Affiliate Marketing – Berperan sebagai perwakilan untuk menciptakan/menghasilkan tindakan tertentu bagi website lain. Sebuah web publisher biasanya dianggap sebagai sebuah affiliate dari Advertiser (Pengiklan). Tindakan yang tercipta bisa berupa mengirimkan pengunjung ke sebuah website lain, hingga terciptanya transaksi penjualan pada sebuah website. Salah satu penemu program affiliate marketing adalah Commission Junction, dimana advertiser dan publisher bertemu sehingga tercipta platform untuk berinteraksi diantara mereka. Kebanyakan interaksi dan peluang yang tercipta antara advertiser dengan publisher berbasis CPA.

Autoresponder - Autoresponder adalah sepotong software yang secara otomatis membalas sebuah pesan email dengan cara mengirim surat balasan yang telah tersedia dan telah disusun mengandung gambar, teks, file PDF, dll. Aweber dan GetResponse adalah contoh penyedia jasa autoresponder terbaik saat ini.

Banner (ad) - Banner adalah iklan grafis, umumnya berukuran 468×60 pixel (namun saat ini sudah banyak ditemukan banner yang tidak berukuran standard). Sebenarnya banner adalah bentuk awal advertising web yang sampai saat ini masih digunakan oleh website, meskipun akhir-akhir ini popularitasnya sudah mulai menurun, dan telah banyak digantikan oleh bentuk advertising lain seperti text ads dan iklan yang disamarkan kedalam konten yang terbukti sangat ampuh meningkatkan CTR (Click Through Rate).

Click Through Rate/Ratio (CTR) - Sebuah angka perhitungan yang didefinisikan sebagai jumlah klik dibagi dengan tampilan (impressions), biasanya berupa persentase, untuk menciptakan “click-through” ( “membujuk” seorang pengunjung untuk mengklik link yang disediakan oleh pemasang iklan). Dengan kata lain, bila dibutuhkan 20 tampilan (impression) iklan untuk menghasilkan satu click-through, maka CTR adalah 5%.

Conversion - Ini adalah istilah menujukkan jumlah pengunjung (user) website yang melakukan aksi/tindakan yang disyaratkan dalam CPA.

Conversion Rate - Sebuah angka perhitungan yang didefinisikan sebagai jumlah conversion dibagi dengan jumlah tampilan (impressions). Biasanya berupa persentase.

Cookie - Sebuah program kecil yang diberikan oleh website publisher ke komputer pengunjung (user) untuk memonitor tindakan yang diambil user tersebut, sebagai dasar catatan dan perhitungan dalam proses periklanan internet.

Cost Per Action (CPA) – Biaya yang dibayarkan oleh Advertiser apabila sebuah aksi/tindakan yang sebelumnya disepakati, terjadi. Tergantung bentuk aksi/tindakan yang disepakati, resiko paling besar ditanggung oleh Publisher dan resiko paling kecil ditanggung oleh Advertiser (karena Advertiser tahu persis apa yang akan dibayar dan hanya akan membayar untuk aksi/tindakan tertentu saja).

Cost Per Click (CPC) - Advertisers akan melakukan pembayaran apabila seorang pengunjung meng-klik sebuah iklan. Iklan berbasis CPC memberi beban resiko pada Publisher, karena mereka akan dibayar hanya apabila pengunjung mereka meng-klik iklan. Satu publisher bisa saja menghasilkan jutaan impressions (tampilan iklan) tanpa menghasilkan apapun bila pengunjung tidak meng-klik iklan di website mereka. Beberapa program iklan berbasis CPC yang baik adalah Google Adsense, Bidvertiser dan Adbrite. CPC dimaksudkan sebagai harga/biaya yang timbul apabila seorang mengklik sebuah iklan (banner, text atau bentuk iklan lain) dan beralih ke situs lain melalui sebuah link. Sebuah program affiliasi memberi bayaran yang kecil untuk setiap click-throuh yang mengirimkan pengunjung ke situs tujuan melalui sebuah link affiliasi.

Cost Per Lead (CPL) - Dimasukkan sebagai bagian dari CPA, dimana aksi/tindakan yang dilakukan pengunjung berupa mengisi formulir isian, mendownload sesuatu atau memasang program trial. Publisher dibayar apabila pengunjung yang dikirim melakukan tindakan diatas. Lihat definisi CPA.

Cost Per Thousand (CPM) - M itu berasal dari huruf Romawi untuk angka 1000. Ini adalah bentuk paling mendasar untuk mengukur tampilan iklan internet, yaitu harga untuk menampilkan 1000 iklan bentuk apapun (banner, text atau bentuk lain yang bisa ditelusuri). Pengiklan membeli impresi (tampilan) dari penerbit (publisher) dan membayar berdasarkan “per seribu” tampilan. Misalnya, seorang pengiklan membeli 1.000.000 tampilan iklan pada harga $10 CPM, maka jumlah pembelian adalah $10.000. Program CPM adalah cara beriklan paling menguntungkan bagi publisher karena tidak ada resiko; dimana resiko berada pada pihak advertiser (mereka membayar tanpa memandang apakah pengunjung melakukan tindakan tertentu atau tidak). Biasanya CPM ini dipakai publisher untuk mengukur mana yang paling menguntungkan dari dua affiliate program.

Cost Per Sale (CPS) - Lihat definisi CPA. Dimana publisher akan mendapat bayaran berupa komisi atas pembelian yang dilakukan oleh pengunjung yang kita kirim ke advertiser. Bisa berupa nilai nominal uang atau persentase dari nilai transaksi pembelian.

EPC - EPC adalah singkatan dari Earnings Per (100) Clicks. Masing-masing program affiliasi memiliki pengertian yang berbeda tentang EPC. Misalnya, Commission Junction mengartikan EPC sebagai “average per SERATUS click”, sementara network lain mengartikannya sebagai “average earnings per SATU click”. Mohon agar dipastikan benar sebelum mengikuti program affiliasi tertentu. EPC dapat dihitung dengan membagi komisi yang didapat dengan jumlah klik yang diperlukan untuk menghasilkan komisi tersebut. Untuk lebih pastinya anda dapat melakukan perhitungan disini.

FAQ - Adalah singkatan dari Frequently Asked Questions. Biasanya disedikan oleh sebuah website untuk mengantisipasi pertanyaan paling sering diajukan beserta dengan jawaban untuk pertanyaan tersebut. Biasanya FAQ berisi informasi yang berhubungan dengan problem-solving dan informasi lebih lanjut.

Hit - Ini adalah istilah yang paling sering disalah-mengerti dalam pengukuran web traffic. Sebuah “hit” tercatat setiap web browser membuat request untuk sebuah informasi, misalnya code HTML yang membentuk web tersebut atau grafik yang ada pada web tersebut. Sebuah hit dicatat untuk setiap elemen yang ada pada sebuah laman, misalnya akan tercatat 31 hit saat SEKALI me-loading laman yang mengandung 30 grafik (HTML + 30 element grafik= 31 hit). Hit adalah cara pengukuran yang selalu didengungkan untuk membuat sebuah web site terdengar “menakjubkan”. (misalnya, “Our new site got a million hits last month!” - dimana mereka tidak mencantumkan bahwa tiap laman website tersebut mengandung 100 grafik!)

Impression – Tindakan menampilkan sebuah iklan kepada seorang pengunjung website. Satu halaman website bisa saja mengandung beberapa impression (apabila halaman tersebut memiliki lebih dari satu unit iklan).

Merchant - Perusahaan atau organisasi yang berada pada sisi pembayar dalam hubungan affiliasi. Biasanya merchant adalah sebuah situs e-commerce yang memberi kompensasi bagi affiliatenya karena membawa pelanggan kepada mereka, namun dari segi pandang program affiliasi bentuk situs lain juga dapat dianggap sebagai “merchant”. Misalnya, perusahaan yang membayar untuk setiap pengunjung yang berlangganan free newsletter juga diperhitungkan sebagai “affiliate merchant” meskipun mereka tidak menjual produk.

Monetization - Jumlah pendapatan yang dihasilkan oleh sebuah website atau laman web.

Opt-in - Opt-in adalah metode atas kesadaran sendiri untuk mendaftarkan seseorang untuk berlangganan newsletter atau mailing list. Dengan kata lain, seseorang harus secara aktif “memilih” untuk bergabung dalam mailing list dengan memasukkan alamat email mereka dalam formulir pendaftaran. Biasanya upaya membuat Opt-in mailing list disebut sebagai “permission marketing”.

Opt-out - Sebagai bentuk kebalikan dari Opt-in, Opt-out adalah metode untuk mendaftarkan seseorang untuk berlangganan newsletter atau mailing list bukan atas kesadaran sendiri. Perbedaan mendasar antara mailing list dan Opt-out adalah bahwa seseorang harus menyatakan “Saya ingin BERGABUNG” untuk masuk dalam mailing list Opt-in, namun mereka dimasukkan kedalam mailing list Opt-out tanpa atas kesadaran mereka, dan mereka harus menyatakan “Saya ingin KELUAR” agar mereka dikeluarkan dari daftar mailing list. Biasanya kita dimasukkan dalam mailing list Opt-out bila kita membeli sebuah produk (”Mereka telah membeli produk kami, maka mereka ingin bergabung dalam mailing list kami”).

Pageview – Jumlah halaman yang dilihat oleh seorang pengunjung saat berada pada sebuah website.

Search Engine Marketing (SEM) – Ini adalah tindakan membeli keyword (kata kunci) dari mesin pencari seperti Google atau Yahoo!. Pengiklan membayar dengan imbalan mereka akan mendapatkan posisi tinggi dalam hasil pencarian mesin pencari.

Search Engine Optimization (SEO) – Ini adalah tindakan yang diambil untuk mengoptimalkan sebuah website untuk kata kunci (keyword) tertentu, sehingga apabila seorang pengunjung mencari melalui mesin pencari, maka website tersebut akan berada paling dalam daftar hasil pencarian.

Traffic Exchange – Dapat berupa pertukaran traffic di Internet termasuk pertukaran link (link exchange), pertukaran iklan (banner exchange), pertukaran foto, dan lain-lain. Prinsip dasarnya adalah anda mengirimkan seorang pengunjung ke website lain dengan imbalan kelak akan menerima kiriman pengunjung dari website tersebut. Bila anda bisa mengendalikan kapan seorang pengunjung berpindah dari website anda, pertukaran traffic akan menjadi alat yang ampuh. Saat mengikuti pertukaran traffic, waspada selalu karena banyak penyedia pertukaran traffic yang tidak jujur.

Two-tier program - Two-tier affiliate program menghargai affiliatenya dalam dua level, untuk dua jenis tindakan. Tier pertama menggunakan hubungan merchant-affiliate standar, yakni affiliate dibayar oleh karena memberi aksi berupa lead atau penjualan, dan Tier kedua memberi insentif bagi affiliate yang membawa affiliate lain bergabung dalam program mereka. Insentif yang diberikan kepada affiliate yang membawa affiliate baru adalah berupa persentase dari pendapatan affiliate baru tersebut. Kadang-kadang metode ini sering dianggap sebagai multi-level-marketing.

Web Publisher - Lebih umum dikenal sebagai website, ini adalah tempat dimana pengguna atau pengunjung datang dan melihat tampilan iklan.

Untuk istilah-istilah lain dalam program affiliasi, silahkan gunakan tools berikut ini.

Jenis-jenis Program Affiliasi

RINGKASAN : Pada dasarnya ada 3 jenis program affiliasi : Pay-Per-Sale, Pay-Per-Lead dan Pay-Per-Click. Selanjutnya dibedakan lagi berdasarkan komisi yang dibayar, yakni Flat-Fee based atau Commission-based. Ada lagi jenis yang membedakan berdasarkan bagaimana program tersebut mengelola affiliate yang datang membawa affiliate baru, yang dibagi menjadi Single-Tier, Two-Tier dan Multi-Tier. Setiap jenis program affiliasi memiliki keunggulan dan kekurangannya. Selengkapnya dapat disimak dibawah ini.

Commission-based Affiliate Programs
Sampai saat ini program jenis ini adalah bentuk yang paling banyak. Dan hampir selalu berupa program Pay-Per-Sale, yaitu mereka memberikan persentase komisi yang besarnya telah ditentukan untuk setiap pendapatan dari penjualan produk atau jasa kepada pengunjung yang berasal dari situs atau blog anda.
Beberapa program affiliasi memberikan insentif bagi webmaster yang produktif dalam bentuk komisi yang semakin besar untuk penjualan yang lebih besar, atau berupa bonus atau hadiah. Banyak program affiliasi yang beroperasi dengan persentase komisi flat (tetap) berapa besarpun penjualan anda. Ada juga program affiliasi yang beroperasi memberi “penalti sukses” dengan cara memotong atau mengurangi komisi apabila affiliatenya melampaui jumlah pendapatan bulanan tertentu (misalnya sebuah program affiliasi hanya membayar komisi maksimum $500 per bulan per affiliate). Selalu baca baik-baik Perjanjian Affiliasi sebelum menjalankan program affiliasi agar anda terhindar dari jeratan yang tak diinginkan.
Klik disini untuk melihat keunggulan dan kekurangan program affiliasi berbasis komisi

Affiliate Programs basis Flat-Fee (pay-per-lead dan pay-per-sale)
Meskipun kurang populer dibanding program affiliasi berbasis komisi, banyak juga program affiliasi yang beroperasi dengan basis flat-fee. Inti dasarnya adalah program ini akan membayar anda sejumlah uang yang besarnya tetap untuk setiap pengunjung yang sedikitnya melakukan pembelian atau bentuk transaksi lain pada situs merchant tanpa memandang jumlah atau nilai transaksi tersebut.
Contoh program yang ditawarkan misalnya “US$10 per new customer” atau “US$5 per order”, atau mereka bisa saja membuat struktur fee yang rumit bergantung pada jenis produk atau jasa yang mereka jual dan berapa banyak penjualan affiliate tersebut satu bulan.
Sebagian program flat-fee berbasis pay-per-sale, artinya, pengunjung yang anda bawa harus benar-benar membeli dan membayar produk atau jasa mereka baru anda mendapat komisi. Program yang lain berbasis flat-fee, misalnya bidang pinjaman, kredit dan asuransi biasanya beroperasi pada basis pay-per-lead. Untuk setiap lead yang sah yang anda bawa, anda berhak mendapat fee. Kriteria keabsahan sebuah lead bervariasi mulai dar “pengunjung memasukkan nama dan alamat email” hingga “pengunjung melengkapi formulir survey dan membalas tindak-lanjut via telepon”.
Klik disini untuk mendapatkan keunggulan dan kekurangan program affiliasi basis flat-fee.

Program Pay-per-click
Program affiliasi jenis Pay-Per-Click membayar sejumlah kecil uang untuk setiap pengunjung yang dikirim ke sebuah situs tertentu. Nilainya bervariasi antara $0.01 hingga $0.20 atau lebih per setiap pengunjung.
Sebagian program jenis ini membayar hanya berdasarkan second-page-click, yaitu anda hanya akan dibayar apabila pengunjung yang anda bawa mengklik salah satu link yang ada pada halaman-tiba dari laman situs anda. Selalu pastikan membaca secara menyeluruh setiap program yang akan anda maski untuk memastikan apakah anda dibayar berdasarkan first-page-click atau second-page-click karena ini sangat mempengaruhi potensi pendapatan anda. Biasanya, persyaratan second-page-click mengurangi pendapatan anda sebesar 75%-90% dibanding program first-page-click.

Klik disini untuk mendapatkan keunggulan dan kekurangan program affiliasi pay-per-click.

Single-tier Affiliate Programs
Single-tier affiliate programs , pada intinya, menawarkan program yang memberikan penghargaan untuk transaksi langsung, yakni transasksi yang dihasilkan oleh affiliatenya. Tidak ada kompensasi untuk membawa affiliate baru. Program affiliasi type ini cocok untuk semua bentuk situs, pendapatan anda seluruhnya bergantung pada kemampuan anda melakukan “pra-jual” produk atau jasa yang anda tawarkan, berapa banyak pengunjung yang anda bawa kirim ke situs merchant, dan seberapa baik anda mengubah mereka agar menjadi sumber pendapatan bagi situs anda.
Two-tier Affiliate Programs
Two-tier affiliate programs menghargai affiliatenya dengan dua cara : mereka menghargai transaksi yang terjadi langsung oleh affiliate tersebut, namun mereka juga memiliki sistem yang memberi penghargaan bagi affiliatenya untuk membawa affiliate baru untuk bergabung dalam program mereka. Inilah bagian “tier-kedua” dari program affiliasi two-tier.
Pembayaran untuk second-tier dapat berupa commission-based maupun flat-fee based. Misalnya, sebuah program affiliasi membayar affiliatenya komisi 20% untuk setiap transaksi yang mereka buat langsung, ditambah dengan 5% dari total pendapatan affiliate yang mendaftar melalui situs affiliate tersebut (tentu 5% dari 20% komisi setiap affiliate). Ada juga yang membayar flat untuk setiap affiliate baru yang kita bawa dengan bentuk tawaran seperti “ $10 bonus for each new affiliate you refer that produces at least US$25 in sales”.
Jenis program affiliasi two-tier ini baik bagi affiliate yang yakin mampu merekruit affiliate lain yang produktif. Namun, agar waspada terhadap program affiliasi yang lebih menekankan pendapatan dengan dari perekrutan affiliate lain ketimbang pendapatan melalui penjualan – artinya, orang lain yang harus melakukan penjualan. Juga harus dicurigai terhadap program yang membayar komisi first-tier sangat rendah namun membayar sangat tinggi untuk komisi second-tier.

Multi-tier Affiliate Programs
Multi-tier affiliate programs menghargai affiliate yang mendaftarkan affiliate baru dengan cara bertingkat. Dengan kata sederhana, anda mendaftarkan si Budi, dan Budi mendaftarkan si Siti dan Siti mendaftarkan si Joko, dan anda akan mendapat persen komisi dari pendapatan si Budi, pendapatan si Siti dan pendapatan si Joko. Model program ini sangat mirip dengan program multi level marketing (MLM). Dan ini sangat TIDAK dianjurkan disini.
Kesimpulan :
Sebuah affiliate program dapat dimasukkan kedalam semua jenis kategori diatas. Misalnya, sebuah program affiliasi bisa menjalankan program single-tier pay-per-click, sementara program lain menjalankan program two-tie pay-per-lead. Dan bisa juga berbentuk hybrid, yaitu dengan menggabungkan beberapa type sistem pembayaran kedalam satu program affiliasi. Misalnya, sebuah program affiliasi membayar rendah untuk setiap lead, ditambah komisi yang besar untuk per-sale terhadap lead tersebut untuk menjadi pelanggan dalam selang waktu tertentu.

Dasar-dasar Program Affiliasi

Ringkasan : Disini akan diberikan pengertian dasar tentang program affiliasi, apa dan bagaimana cara kerjanya.

Program Affiliasi (juga dikenal sebagai program referral atau program partnership/ kemitraan) menawarkan sebuah cara untuk memanfaatkan traffic yang datang ke website anda untuk memberikan pendapatan (uang) bagi anda, tanpa perlu repot dan biaya untuk menjual sesuatu. Sebaliknya anda mendapat komisi karena telah menciptakan sebuah transaksi. Apa yang disebut “transaksi” dan berapa nilainya, berbeda untuk setiap program affiliasi.

Program Affiliasi umumnya ditawarkan oleh situs yang menjual barang atau jasa, walaupun ada juga yang menawarkan transaksi dalam bentuk lain, seperti misalnya dengan membawa pengunjung untuk mendaftar untuk berlangganan free newsletter, mengisi formulir, atau sekedar mengunduh sebuah screensaver.

Kebanyakan program affiliasi memberi komisi berdasarkan persentase pendapatan yang terjadi akibat pembelian dari pengunjung yang berasal dari website anda. Sebagai contoh, jika anda berpartisipasi dalam sebuah program affiliasi yang menawarkan komisi 10% dan anda mengirimkan seorang pengunjung yang membeli barang seharga $100, maka anda akan mendapat komisi sebesar $10. Besar komisi bervariasi mulai dari 1% (biasanya untuk barang mahal dari produsen terkenal) hingga 50% (biasanya untuk barang kecil seperti eBook,dll).

Sebagian program affiliasi menawarkan Pay-per-lead ketimbang Pay-per-sale – dengan arti kata, anda membawakan mereka calon pelanggan dan mereka membayar komisi yang besarnya telah ditetapkan, sebagai “imbalan” atas peluang yang mereka dapatkan untuk memasarkan barang/jasa bagi calon pelanggan tersebut. Praktek affiliasi model ini banyak diselenggarkan oleh industri asuransi dan kartu kredit.

Ada juga model affiliasi lain yang menawarkan pembayaran (dengan nilai yang sangat kecil) untuk setiap pengiriman pengunjung ke sebuah situs, atau pembayaran untuk setiap unit iklan yang tertayang (biasanya berupa banner atau iklan pop-up/pop-under). Program affiliasi demikian memberikan pembayaran tanpa memandang apakah seorang pengunjung berubah menjadi pelanggan mereka atau tidak.

Apabila anda bergabung dalam sebuah program affiliasi, anda akan diberikan sebuah URL (atau serangkaian URL) berformat khusus yang akan anda pergunakan untuk menciptakan link ke situs pemilik/provider program affiliasi tersebut. Hal ini akan memungkinkan provider affiliasi (bisa produsen barang/jasa, atau pihak ketiga atas nama produsen barang/jasa) untuk menelusuri traffic yang berasal dari website anda dan mencatat apabila ada tindakan (pembelian,pengisian form, dll) berlangsung.

Kesimpulan :

Program affiliasi sangat beragam dalam hal kualitas dan keandalan menyeluruh, tingkat komisi yang ditawarkan, bentuk dan cakupan bantuan/dukungan dari situs induk yang ditawarkan dalam memasarkan produk atau jasa yang dijual, dan sebagainya. Dengan memahami benar apa dan bagaimana cara kerja program affiliasi, anda diharapkan mampu meminimalkan resiko tidak dibayar, serta memaksimalkan potensi pendapatan anda.

7 Tips Menjalankan Program Affiliasi Dengan Blog Pribadi

1. Fokus Pada Kebutuhan Pengunjung Blog Anda
Apa yang dicari pengunjung blog Anda? Informasi apa yang bisa Anda berikan kepada pengunjung blog Anda? Seringkali kita begitu tergoda untuk mempromosikan produk-produk berlabel “Best Seller” ataupun “Hot Deals” dari program affiliasi yang kita ikuti tanpa mempedulikan apakah pengunjung blog Anda membutuhkan produk tersebut atau tidak. Akibatnya, bukannya mau membeli, pengunjung blog Anda malah jengah dengan halaman sales pitch yang Anda buat. Cobalah memenuhi kebutuhan pengunjung blog Anda terlebih dahulu. Jika blog pribadi Anda lebih banyak berisi tentang “tips merangkai bunga”, jangan memaksakan diri mempromosikan Nintendo Wii kepada pengunjung blog Anda. :)

2. Pilih Produk dan Program Affiliasi Terbaik
Setelah menentukan produk apa yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung blog Anda, langkah berikutnya adalah memilih produk dan program affiliasi terbaik yang bisa Anda promosikan. Ada ribuan produk yang bisa Anda promosikan melalui program affiliasi yang bisa Anda ikuti. Saya pribadi mengikuti beberapa program affiliasi (Amazon Associates, Commission Junction, ClickBank dan Linkshare), namun saya merasa lebih nyaman mempromosikan produk-produk Amazon ketimbang produk dari ketiga program yang lain. Barangkali karena branding Amazon yang sudah mapan membuatnya relatif lebih mudah diterima. Atau barangkali karena memang saya masih harus banyak belajar tentang ketiga program affiliasi yang lain. Yang pasti, pilihlah produk dan program affiliasi terbaik menurut Anda sehingga Anda merasa nyaman untuk mempromosikannya.

3. Pengalaman Pribadi Anda Adalah Rekomendasi Terbaik
Salah satu kelebihan blog pribadi adalah sifatnya yang personal. Hubungan pemilik dan pengunjung blog pribadi seringkali seperti hubungan antar teman akrab. Dengan memanfaatkan sifat hubungan personal ini, akan lebih mudah bagi Anda untuk mempromosikan produk affiliasi kepada pengunjung blog Anda. Terlebih jika Anda telah membeli atau memakai produk affiliasi yang ingin Anda promosikan di blog Anda. Ken Evoy, pencetus Pilar CTPM (insyaallah topik Pilar CTPM ini akan saya tulis di lain waktu), menyebutnya sebagai pre-selling advantages. Ketika Anda memiliki hubungan yang akrab dan hangat, jujur, melayani dan menunjukkan kecakapan di bidang yang Anda kuasai kepada pengunjung blog Anda, akan jauh lebih mudah bagi Anda untuk melakukan selling tanpa harus terkesan “menjual” sesuatu.

4. Teks Link Jauh Lebih Baik Ketimbang Banner Link
Memasang banner link affiliasi memang lebih mudah, namun efektivitasnya jauh lebih kecil dibanding menggunakan teks link yang ada di dalam bagian posting blog Anda. Konkretnya, cobalah memasukkan teks link produk affiliasi yang Anda ikuti di dalam posting artikel yang Anda tulis. Tentu saja topik artikel harus sesuai dengan produk yang hendak Anda promosikan. Saya pribadi lebih banyak memanfaatkan teks link untuk mempromosikan produk Amazon Associates yang saya ikuti. Dan hasilnya memang beda ketimbang sekedar memasang banner link Amazon Associates.

5. Jujurlah Kepada Pengunjung Blog Anda
Mempromosikan produk affiliasi di blog pribadi bukanlah sesuatu yang haram. Namun demikian, tidak ada salahnya juga untuk bersikap jujur kepada pengunjung Anda dengan menyampaikan bahwa link yang Anda sisipkan di posting artikel Anda adalah link affiliasi. Berilah tanda (Ref) atau (Aff) jika memang link yang Anda gunakan akan membawa pengunjung blog Anda ke landing page program affiliasi yang Anda ikuti. Kenapa saya harus jujur? Pertama, integritas Anda. Karena sifat blog yang personal, pengunjung blog Anda akan lebih menghargai jika Anda bersikap jujur kepada mereka. Kedua, menghargai waktu pengunjung Anda. Jika mereka ingin tahu lebih banyak, mereka pasti akan mengklik link produk affiliasi di blog Anda meskipun Anda telah memberi tanda (Ref) atau (Aff).

6. Memberikan Pilihan Lebih Kepada Pengunjung Blog Anda
Ungkapan bijak yang klise namun benar adanya: “Don’t put all your eggs in one basket.” Cobalah diversifikasikan arus pendapatan Anda dari bisnis online. Jangan terpaku pada satu program semata. Jika mungkin, gabungkan dengan program affiliasi yang lain atau bahkan dengan program bisnis online yang lain. Namun demikian, tetap penting dicatat agar blog pribadi Anda tidak terlalu banyak dijejali berbagai macam program. Bayangkan jika dalam setiap posting artikel Anda menyisipkan 10 link affiliasi dari 10 program yang berbeda. :) Pengunjung blog Anda pasti akan muak dan malah lari dari blog Anda. :)

7. Promosikan Bersama Waktu
Kuncinya adalah: jangan terlalu cepat berhenti mempromosikan produk affiliasi yang Anda ikuti meskipun nilai earnings yang Anda dapatkan saat ini masih kecil atau malah tidak ada sama sekali. Cobalah terus menulis dan menyisipkan link (tentu saja sekali lagi yang relevan dengan topik tulisan Anda) program affiliasi di blog Anda. Dengan berjalannya waktu, bukan tidak mungkin jika link produk affiliasi Anda baru banyak dicari sebulan, dua bulan atau bahkan setahun setelah Anda menuliskannya di blog Anda. Jika halaman posting Anda sudah terindeks mesin pencari, bukan tidak mungkin orang akan menemukan blog Anda, mengklik link affiliasi Anda dan melakukan transaksi pembelian. Jadi, sabar saja. Jangan putus asa. :)

Barangkali ketujuh tips sederhana diatas bisa menjadi awal untuk memulai menjalankan program affiliasi di blog pribadi Anda. Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda memiliki tips-tips pribadi yang terbukti memberikan hasil positif untuk program affiliasi yang Anda jalankan? Atau justru tidak berhasil?

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat. :)

Sunday, June 7, 2009

Apapun yang Anda putuskan, ingatlah ini,
Untuk menjadi Bebas Finansial tidak dibutuhkan uang yang banyak
maupun pendidikan formal yang tinggi,
juga tidak perlu berisiko,
Anda hanya butuh IMPIAN & HASRAT !!!


Dapatkan Rp. 1,970 Juta Pertama Anda ... Berikutnya? Otomatis!

Untuk sebagian orang, mendapatkan jutaan atau puluhan juta rupiah melalui Internet seolah begitu mudah. Ada yang dalam hitungan hari, minggu, bahkan hanya dalam beberapa bulan saja. Lalu, bagaimana dengan "pemula" yang jumlahnya sangat melebihi mereka - mereka yang telah menjadi jutawan melalui internet?

Jika Anda termasuk kategori pemula di ladang bisnis Internet, jangan berkecil hati ...

Kami hadirkan sebuah system sederhana, mudah dan mengasyikkan yang bisa diikuti semua golongan masyarakat (termasuk Anda, tentunya) yang akan memberikan penghasilan melalui media global ini. Tidak banyak memang, namun bisa Anda rasakan berulang-ulang!

GABUNG DISINI, AMBIL POSISI...

Saturday, June 6, 2009

Ganti Template Blogspot Anda

Tulisan ini akan memberitahukan pada Anda bagaimana caranya mengganti template blog pada blogspot standar Anda menjadi template pilihan kesukaan. Tentunya pertama kali Anda harus men-download terlebih dahulu template-template khusus untuk blogger yang tersedia banyak sekali di Internet. Beberapa alasan kenapa saya menyarankan Anda mengganti template bisa dibaca disini.

Silakan tanya Mbah Google dengan keyword: “free blogger templates“, temukan yang paling Anda sukai dan biasanya akan dijelaskan sedikit bagaimana cara men-setup-nya pada blogspot Anda. Umumnya template tersebut sudah bisa langsung digunakan namun tidak semua template bisa langsung digunakan. Apabila template tersebut tidak bisa digunakan biasanya hal ini disebabkan versi template Anda adalah versi klasik, silakan lakukan upgrade atau carilah template terbaru yang menerangkan bahwa template Anda bisa digunakan pada versi terbaru blogger.
Langkah Mengganti Template

Pastikan Anda telah memili file template untuk blogspot yang berekstensi .XML. Bahasa XML adalah masih keluarga dari HTML dan XHTML dan merupakan standar bahasa web yang bisa diterjemahkan oleh browser internet menjadi susunan yang sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah layout atau desain dari website/blog.

Silakan Login menggunakan account blogger/Google Anda, lalu pilih salah satu blog Anda (maaf tutorial ini menggunakan setting bahasa Inggris, jika Anda menggunakan bahasa Indonesia maka letak dan posisinya adalah sama).

Langkah 1:

Pilih menu Layout - Edit HTML

Langkah 2:

Klik tombol Browse, cari lokasi penyimpanan file .xml Anda. Dalam contoh ini saya memakai template Grey Press Blogger (grey_press_blogger.xml)

Langkah 3:

Klik tombol Upload, pastikan tidak ada error seperti terlihat pada gambar di bawah

Langkah 4:

Klik tombol SAVE TEMPLATE

Silakan lihat perubahannya, sebelumnya:

Berubah menjadi:

Apa Saja yang Berubah Signifikan?
Jenis Perubahan Sebelum Sesudah
Warna latar belakang hijau pupus abu-abu
Sidebar 1 2
Layout sempit lebih lebar
Fitur pencarian tidak ada ada
Fitur arsip tidak ada ada
Fitur RSS feed tidak ada ada
Header image, tidak bisa diganti image, bisa diganti

Squidoo

Friday, June 5, 2009

Upload FTP menggunakan FireFTP

FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. Pemahaman gampangnya FTP adalah metode untuk meng-copy file antar komputer / Server dalam sebuah jaringan. Sedangkan FireFTP merupakan salah satu add-ons pada browser Mozilla Firefox yang dapat digunakan untuk meng-upload Ftp ke web server anda.

Berikut cara upload FTP menggunakan add-ons pada browser Mozilla, yaitu FireFTP.

· Download terlebih dahulu add-ons tersebut

· Setelah selesai di download, buka FireFTP dengan cara buka Tools mozilla, klik FireFTP

· Untuk dapat connect menggunakan FireFTP, buat account baru dengan cara klik “create an account”

· Lalu akan muncul tampilan seperti dibawah ini, isikan pada kolom berikut data-data yang diperlukan FireFTP untuk dapat connect ke web server anda lalu OK, ex:

· Pilih account yang akan digunakan, lalu connect

· File yang akan anda upload terletak di kolom sebelah kiri, sedangkan file yang ada di hostingan anda adalah yang terletak di kolom sebelah kanan

· Tentukan file yang akan anda upload pada kolom kiri dan dimana anda akan meng-uploadnya pada kolom kanan, ex : saya ingin meng-upload pict.Garden pada file gambar hostingan saya, kemudian upload

· Selesai, file tersebut telah di upload, URL-nya : http://faris***.web.ugm.ac.id/public_html/gambar/Garden.jpg

· Berikut fungsi tombol-tombol yang ada pada FireFTP :

o Tombol Connect – Disconnect, digunakan untuk menyambungkan atau memutuskan hubungan dengan server pada akun yang aktif disebelah kirinya.

o Tombol Edit, berguna untuk merubah konfigurasi Akun FTP yang ada pada list

o Tombol Abbort, untuk membatalkan sebuah aksi, entah download ataupun upload

o Tombol Log / Queue, berguna untuk menampilkan / menonaktifkan status

o Tombol Tools, untuk mengubah konfigurasi FireFTP

o Tombol Help, untuk membuka tab baru dan menampilkan bantuan FireFTP

o Tombol Up Directory & Refresh, untuk berpindah ke direktori lokal diatasnya & menyegarkan direktori lokal yang aktif

o Tombol Up Directory & Refresh, untuk berpindah ke direktori Server diatasnya & menyegarkan direktori Server yang aktif

o Tombol Download, untuk mengunduh (download) file yang terpilih di storage (penyimpanan) Server ke direktori aktif di komputer lokal

o Tombol Upload, untuk upload file yang terpilih di storage (penyimpanan) komputer ke direktori aktif di Server
Tag: add-ons, Firefox, ftp